Humas MAN Lima Puluh Kota – Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MAN Lima Puluh Kota Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi ditutup pada Jumat, 17 Juli 2026, dengan rangkaian kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan penuh makna. Mulai dari program Ekoteologi melalui aksi pelestarian lingkungan, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian tablet tambah darah, hingga penobatan Amir dan Amira MATAMUDA 2026/2027 yang berlangsung meriah.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan peserta didik, panitia bekerja sama dengan Puskesmas Padang Kandi mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh murid baru yang dipusatkan di Musala MAN Lima Puluh Kota. Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan juga membagikan tablet tambah darah kepada para siswa sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan mencegah anemia sejak dini.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta karena selain memperoleh pengalaman selama mengikuti MATAMUDA, mereka juga mendapatkan layanan kesehatan secara langsung sebagai bekal menjaga kesehatan selama menempuh pendidikan di madrasah.

Usai kegiatan kesehatan, penutupan MATAMUDA dilanjutkan dengan pelaksanaan program Ekoteologi sebagai implementasi kepedulian madrasah terhadap kelestarian lingkungan. Seluruh peserta bersama pimpinan madrasah melakukan penanaman tanaman hias lidah mertua (Sansevieria trifasciata), yang dikenal sebagai salah satu tanaman penyerap polusi dan pembersih udara alami.

Dalam sambutannya, Kepala MAN Lima Puluh Kota, H. Nur Ali, S.Ag., M.M.Pd., menjelaskan bahwa pemilihan tanaman tersebut bukan tanpa alasan.

“Lidah mertua merupakan tanaman yang sangat baik untuk membersihkan udara, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Bahkan, tanaman ini dapat membantu mengurangi berbagai polusi udara, termasuk aroma tinta spidol di dalam kelas,” ujar beliau yang disambut antusias seluruh peserta.

Beliau juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan MATAMUDA, mulai dari para pendidik, JFU, OSIM, MPK, hingga seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan MATAMUDA dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikirannya demi memberikan pengalaman terbaik bagi murid-murid baru MAN Lima Puluh Kota,” ungkapnya.

Sebagai simbol dimulainya gerakan pelestarian lingkungan madrasah, Kepala MAN Lima Puluh Kota bersama para Wakil Kepala Madrasah, pembina, Ketua OSIM, Ketua MPK, dan perwakilan murid baru melakukan penanaman tanaman lidah mertua secara bersama-sama.

Beliau pun mengajak seluruh warga madrasah agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

“Kalau sudah menanam, mari kita lestarikan. Rawat dengan menyiram, memberi pupuk, serta menjaga tanaman dari tangan-tangan jahil agar madrasah kita semakin hijau, bersih, nyaman, indah, dan asri,” pesannya.

Suasana semakin semarak ketika acara dilanjutkan dengan agenda yang paling dinantikan, yakni pemilihan Amir dan Amira MATAMUDA MAN Lima Puluh Kota Tahun Pelajaran 2026/2027.

Rasa penasaran dan harap-harap cemas tampak menyelimuti seluruh peserta ketika para kandidat satu per satu dipanggil ke atas panggung. Momen sakral pun berlangsung saat Amir dan Amira MATAMUDA 2025/2026 memasangkan mahkota dan selempang kepada penerus mereka.

Tepuk tangan bergemuruh memenuhi aula ketika pembawa acara mengumumkan bahwa gelar Amir MATAMUDA 2026/2027 diraih oleh Muhammad Affan, sedangkan Amira MATAMUDA 2026/2027 diraih oleh Lutfiah Amirah R.

Selanjutnya, Kepala MAN Lima Puluh Kota secara resmi mengukuhkan keduanya dengan memasangkan selempang, disusul penyerahan hadiah sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, sikap, dan kemampuan yang mereka tampilkan selama mengikuti seluruh rangkaian MATAMUDA.

Selain penobatan Amir dan Amira, panitia juga mengumumkan para peserta terbaik pada berbagai kategori, seperti Friendship: Naufal Budiman. Best Social media: Vinza Oktavia. Favorit: Nuraini Ayunda Putri. Entertain :Muhammad Al Sheva Rifqi Andresa. Hafiz : Bening sukma Aida. Penyerahan hadiah berlangsung meriah dengan iringan tepuk tangan dan sorak bahagia dari seluruh peserta.

Rangkaian penutupan MATAMUDA 2026/2027 ini menjadi bukti bahwa MAN Lima Puluh Kota tidak hanya membekali murid baru dengan pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap kesehatan, kecintaan terhadap lingkungan, jiwa kepemimpinan, semangat berprestasi, serta karakter Islami yang menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi madrasah yang unggul, sehat, berwawasan lingkungan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ernawati dan Tim Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *