Humas MAN Lima Puluh Kota, 2 Oktober 2026 — Jumat pagi di MAN Lima Puluh Kota terasa berbeda. Suasana halaman madrasah dipenuhi semangat, lantunan ayat suci Al-Qur’an, suara azan yang mendayu, serta penampilan siswa yang memadukan kemampuan bahasa, seni, dakwah, dan keislaman. Muhadharah Jumat kali ini semakin istimewa dengan hadirnya rombongan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang dalam rangka Kunjungan Diseminasi Literasi Digital Berbasis Madrasah.
Kegiatan muhadharah yang dipersembahkan siswa kelas XII-4 di bawah bimbingan wali kelas Amelia Adrianti, S.Pd.I., diawali dengan penampilan Master of Ceremony (MC) dalam tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Ketiga bahasa tersebut disampaikan dengan fasih dan percaya diri, menunjukkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi sekaligus menjadi bukti bahwa madrasah terus memberi ruang bagi peserta didik untuk mengasah keterampilan berbahasa. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khidmat. Setelah itu, lantunan azan yang mendayu-dayu mengawali pelaksanaan khutbah Jumat. Nuansa religius semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian.
Semarak muhadharah kemudian berlanjut dengan penampilan solo song Islami yang disambut antusias oleh warga madrasah. Tidak kalah menarik, penampilan MSQ (Musabaqah Syarhil Qur’an) tampil penuh semangat dan berhasil memukau para penonton. Perpaduan kemampuan membaca, memahami, dan menyampaikan pesan Al-Qur’an menjadikan penampilan tersebut sebagai salah satu bagian yang paling menarik perhatian. Di tengah semaraknya muhadharah, rombongan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang hadir bersama Kepala MAN Lima Puluh Kota. Rombongan yang berjumlah lima orang tersebut terdiri atas Wakil Dekan II, Sekretaris Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, dosen Sejarah Peradaban Islam (SPI), tenaga administrasi, serta seorang mahasiswa dari Jurusan Sastra Arab.
Kehadiran rombongan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi siswa MAN Lima Puluh Kota untuk mengenal lebih dekat dunia perguruan tinggi, khususnya Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang.Sebelum sesi penyampaian informasi dimulai, Kepala MAN Lima Puluh Kota H. Nur Ali,S.Ag.M.M.Pd. memberikan hantaran kata sekaligus memperkenalkan Fakultas Adab dan Humaniora kepada para siswa. Beliau menyampaikan bahwa fakultas tersebut memiliki empat program studi, yaitu Sastra Arab, Ilmu Perpustakaan D3, Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam S1, serta Sejarah Peradaban Islam. Kepala madrasah juga mengajak para siswa untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk mempertimbangkan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang sebagai salah satu pilihan setelah menyelesaikan pendidikan di MAN Lima Puluh Kota. “Jika nanti tamat dari MAN Lima Puluh Kota, silakan bergabung dan melanjutkan pendidikan di Fakultas Adab dan Humaniora,” demikian ajakan yang disampaikan dalam suasana penuh keakraban. Pada kesempatan tersebut, Kepala MAN Lima Puluh Kota juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada siswa dan guru pelaksana muhadharah yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Apresiasi yang sama disampaikan kepada rombongan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berbagi informasi bersama keluarga besar MAN Lima Puluh Kota.
Satu per satu perwakilan Fakultas Adab dan Humaniora kemudian memperkenalkan program studi masing-masing. Para dosen menyampaikan berbagai keunggulan program studi, ruang lingkup pembelajaran, serta peluang dan prospek pekerjaan yang dapat ditekuni mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan. Penyampaian informasi berlangsung interaktif dan menarik. Para siswa tampak antusias menyimak setiap penjelasan yang diberikan. Tidak sedikit wajah siswa yang menunjukkan ketertarikan ketika para dosen menjelaskan berbagai pilihan pendidikan dan peluang masa depan yang dapat ditempuh sesuai minat dan bakat mereka.
Kegiatan tersebut menjadi lebih dari sekadar kunjungan perguruan tinggi. Muhadharah Jumat menjadi ruang bertemunya nilai-nilai keislaman, keterampilan komunikasi, seni, literasi, dan orientasi masa depan. Siswa tidak hanya belajar tampil di hadapan publik, tetapi juga mendapatkan wawasan langsung tentang dunia akademik dan pilihan pendidikan setelah lulus madrasah. Melalui kegiatan ini, MAN Lima Puluh Kota terus berupaya membuka cakrawala peserta didik agar mampu menjadi generasi yang unggul dalam ilmu, kuat dalam iman, terampil berkomunikasi, cakap berliterasi, dan siap melangkah menuju masa depan. Rombongan juga memberikan bingkisan kepada MAN Lima Puluh Kota berupa brosur.
Kegiatan kunjungan dan muhadharah Jumat ditutup dengan doa bersama. Suasana pun berakhir dalam kehangatan dan kebersamaan, meninggalkan pesan bahwa literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang kemampuan mengenali peluang, menyerap informasi, dan menentukan langkah untuk masa depan.
Ernawati dan Tim Humas
