Humas MAN Lima Puluh Kota, 29 Agustus 2026 — Semangat mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 terus dipacu oleh MAN Lima Puluh Kota. Kepala MAN Lima Puluh Kota, H. Nur Ali, S.Ag., M.M.Pd., memberikan motivasi sekaligus arahan kepada seluruh peserta dan guru pembimbing OMI Sains dan OMI Riset dalam pertemuan yang digelar pada Sabtu pagi (29/8/2026) di ruang perpustakaan madrasah. Kegiatan dimulai oleh waka siswa Syahmihartis,M.Sy. dan diikuti oleh lebih dari 33 peserta OMI bersama guru pembimbing. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan mental, akademik, dan strategi peserta sebelum menghadapi kompetisi OMI yang berskala nasional. Dalam kesempatan tersebut, kepala madrasah kembali menyampaikan Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan OMI Tahun 2026 terbaru kepada peserta. Juknis tersebut sebelumnya telah disosialisasikan kepada siswa sekitar satu minggu yang lalu.
Dalam arahannya, H. Nur Ali memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah bersedia mengikuti OMI sekaligus mendorong mereka untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang nasional bukan hanya tentang memperoleh juara, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa madrasah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya serta mengharumkan nama MAN Lima Puluh Kota.
“Saatnya kita mendukung program Kementerian Agama yang setiap tahun selalu digelar. OMI ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menunjukkan bahwa siswa madrasah juga mampu berprestasi di tingkat nasional,” pesan kepala madrasah dengan penuh semangat di hadapan peserta dan pembimbing.
Selain memberikan motivasi kepada peserta, H. Nur Ali juga memberikan arahan khusus kepada para guru pembimbing. Ia meminta pembimbing agar memberikan latihan secara terukur dan berkelanjutan. Setiap latihan hendaknya disertai dengan indikator peningkatan nilai atau kemampuan peserta, sehingga perkembangan masing-masing siswa dapat diketahui secara objektif.
“Setiap latihan harus ada ukurannya. Tentukan skala kenaikan nilai atau kemampuan siswa dari satu latihan ke latihan berikutnya. Dengan begitu, kita bisa melihat perkembangan mereka dan mengukur apakah peserta tersebut sudah layak untuk bertanding ketika telah memenuhi nilai yang dipersyaratkan atau passing grade,” ujarnya.
Arahan tersebut menjadi penekanan penting agar proses pembinaan OMI tidak hanya berorientasi pada banyaknya latihan, tetapi juga pada evaluasi perkembangan kompetensi peserta. Dengan demikian, pembimbing dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing siswa serta menentukan strategi pembinaan yang lebih tepat menjelang pelaksanaan kompetisi. Kepada para peserta, kepala madrasah juga berpesan agar tidak merasa takut atau minder ketika berhadapan dengan peserta dari madrasah lain. Ia mengajak seluruh siswa membangun keyakinan bahwa mereka memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi selama mau berusaha, berlatih, dan bersungguh-sungguh.
“Jangan takut dengan madrasah lainnya. Yakinkan diri kita bahwa kita bisa. Mengapa orang bisa, kita tidak bisa? Kita sama-sama makan, kita sama-sama belajar, dan kita sama-sama berada di madrasah. Jadi, tidak perlu takut dan cemas. Kalau kita berusaha dan bersungguh-sungguh, kemenangan dapat kita raih,” tegas H. Nur Ali yang disambut antusias oleh para peserta.
Lebih lanjut, kepala madrasah berharap seluruh peserta dan pembimbing dapat menjaga semangat, kekompakan, kedisiplinan, serta konsistensi dalam menjalani proses pembinaan. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar MAN Lima Puluh Kota untuk memberikan dukungan kepada para peserta yang akan membawa nama madrasah dalam ajang OMI tingkat nasional.
“Semoga kita menjadi yang terbaik. Mari kita berusaha bersama, berlatih dengan sungguh-sungguh, dan berdoa kepada Allah SWT agar ikhtiar kita membuahkan hasil terbaik,” harapnya.
Pertemuan pagi tersebut ditutup dengan semangat dan optimisme bersama. Lebih dari 33 peserta OMI Sains dan OMI Riset bersama guru pembimbing diharapkan mampu menjadikan arahan kepala madrasah sebagai energi positif untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri. Dengan persiapan yang terukur, bimbingan yang konsisten, serta dukungan seluruh warga madrasah, MAN Lima Puluh Kota optimistis dapat memberikan prestasi terbaik dalam OMI Tahun 2026 tingkat nasional.
Ernawati dan Tim Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *