MAN Lima Puluh Kota, 5 Oktober 2026 — Upacara bendera Senin pagi di MAN Lima Puluh Kota berlangsung lancar, tertib, dan khidmat. Seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan mengikuti rangkaian upacara dengan penuh disiplin dan tanggung jawab di halaman madrasah. Petugas upacara dipercayakan kepada siswa kelas XI-2 di bawah bimbingan wali kelas Rahmawita, S.Pd. sekaligus juga bertindak langsung sebagai pembina upacara.
Rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan, penghormatan kepada bendera Merah Putih, hingga pengibaran bendera yang dilaksanakan dengan baik, cekatan, dan penuh tanggung jawab. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, dan Janji Siswa dengan penuh penghayatan. Dalam amanatnya, Rahmawita, S.Pd. menyampaikan pesan yang sangat dekat dengan kehidupan para remaja. Ia mengingatkan siswa agar berhati-hati dalam menjalani masa remaja, khususnya dalam persoalan perasaan dan hubungan dengan lawan jenis.
“Masa sekolah adalah masa yang indah. Banyak hal menyenangkan yang kita alami di usia remaja, termasuk ketika mulai menyukai lawan jenis. Itu sesuatu yang normal. Namun, saat masih menjadi pelajar, belum saatnya kita bermain-main dengan hati dan perasaan,” pesannya. Ia mengingatkan agar perasaan cinta tidak membuat siswa kehilangan kendali dan terjerumus ke dalam pergaulan yang melampaui batas.
“Kalau sudah jatuh cinta, kadang susah mencari obatnya. Karena itu, jagalah hati sejak awal. Jangan sampai perasaan yang awalnya indah justru membawa kita kepada pergaulan yang dilarang agama,” ujarnya. Rahmawita juga mengingatkan peserta didik tentang larangan mendekati zina sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Isra’ ayat 32: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk.”
Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk penguatan karakter dan perlindungan kepada generasi muda agar mampu menjaga kehormatan diri serta masa depannya. Khusus kepada para siswi, Rahmawita berpesan agar tidak mudah terbujuk rayu oleh orang yang tidak bertanggung jawab, terutama orang yang dikenal melalui media sosial. Ia mengingatkan bahwa berbagai kasus yang terjadi dan diberitakan di media sosial hendaknya menjadi pelajaran bagi para siswa untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan membangun pergaulan.
“Anak-anak kami, jagalah hati, jagalah diri, dan jagalah pergaulan. Jangan mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, apalagi melalui media sosial. Kalian datang ke madrasah untuk belajar, menuntut ilmu, membangun masa depan, dan meraih cita-cita. Jangan sampai kesalahan dalam memilih pergaulan menghancurkan masa depan yang sedang kalian perjuangkan,” pesannya.
Kepala MAN Lima Puluh Kota, H. Nur Ali, S.Ag., M.M.Pd., memberikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan upacara bendera yang berjalan lancar dan khidmat tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas, khususnya siswa kelas XI-2, wali kelas, serta seluruh warga madrasah yang telah melaksanakan upacara rutin Senin pagi dengan penuh tanggung jawab.
“Terima kasih kepada seluruh petugas dan semua pihak yang telah melaksanakan upacara bendera pagi ini dengan khidmat, tertib, dan penuh tanggung jawab. Semoga ke depan pelaksanaan upacara semakin baik dan semakin meningkatkan rasa cinta tanah air serta kedisiplinan seluruh peserta didik,” ujar H. Nur Ali. Menurutnya, upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin setiap Senin pagi, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan nasionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan rasa cinta terhadap tanah air di kalangan peserta didik. Upacara Senin pagi di MAN Lima Puluh Kota tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga ruang untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan memberikan bekal kepada siswa agar mampu menjaga diri, bijak dalam bergaul, disiplin dalam belajar, serta teguh melangkah menuju cita-cita. Jaga hati, jaga diri, jaga pergaulan. Karena masa depan terlalu berharga untuk dipertaruhkan.
Ernawati dan Tim Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *