Humas MAN Lima Puluh Kota, 7 September 2026 — Perjuangan siswa-siswi MAN Lima Puluh Kota dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains 2026 resmi dimulai hari ini, Senin (7/9/2026). Bertempat di MTsN 3 Lima Puluh Kota, sebanyak 18 siswa terbaik MAN Lima Puluh Kota mengikuti kompetisi akademik bergengsi tersebut dengan membawa semangat untuk memberikan prestasi terbaik bagi madrasah. Ke-18 peserta tersebut berkompetisi dalam enam bidang studi, yakni Matematika, Geografi, Fisika, Ekonomi, Kimia, dan Biologi. Para peserta berasal dari kelas X, XI, dan XII yang sebelumnya telah melalui proses persiapan dan pembinaan untuk menghadapi kompetisi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi OMI Sains yang turut dihadiri oleh Kepala MAN Lima Puluh Kota, H. Nur Ali, S.Ag., M.M.Pd., bersama Waka Siswa, Syahmihartis, S.Ag., M.Sy. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota. Dalam pelaksanaan hari pertama, sesi pertama bidang Matematika yang berlangsung pukul 07.30–09.30 WIB telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya, peserta bidang Geografi mengikuti sesi kedua pada pukul 10.00–12.00 WIB. Setelah itu, perjuangan dilanjutkan oleh peserta bidang Fisika dan Ekonomi pada pukul 13.00–15.00 WIB, kemudian peserta Kimia dan Biologi menjadi pejuang pada sesi terakhir pukul 15.30–17.30 WIB.
Adapun 18 siswa yang membawa nama MAN Lima Puluh Kota dalam OMI Sains 2026 adalah Nofria Rahman, Aidil Akbar, Muhammad Faiz Al Hakim pada bidang Matematika; Ferdian Adam, Azzura Wahyu Ilahi, dan Khairunnisa Azelia pada bidang Geografi; Welly Agustin, Mintahul Mawla, dan Salman Al Farizi pada bidang Fisika; Nabila Mahendra, Aulia Ramadani, dan Rindu Kinanti pada bidang Ekonomi; Wella Agustin, Ashifa Alya Zafira, dan Nahdatul Ramadhani pada bidang Kimia; serta Al Mar’atus Sahla, Muhmmad Bintang Al Faruq, dan M. Zaky Syahfik pada bidang Biologi.
Dalam kompetisi tersebut, para siswa tidak berjuang sendirian. Mereka mendapatkan pendampingan dari guru pembimbing, di antaranya Zurniati, S.Pd.Gr., yang mendampingi peserta bidang Fisika. Kepala MAN Lima Puluh Kota, H. Nur Ali, S.Ag., M.M.Pd., menyampaikan doa dan harapannya agar seluruh peserta diberikan kemudahan serta kelancaran dalam menghadapi setiap soal yang diujikan.
“Semoga seluruh peserta diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjawab soal serta memperoleh hasil yang terbaik. Mudah-mudahan perjuangan ini dapat membawa nama baik MAN Lima Puluh Kota, tidak hanya di tingkat kabupaten dan provinsi, tetapi juga hingga tingkat nasional,” harapnya.
Semangat dan doa yang sama juga datang dari seluruh civitas akademika MAN Lima Puluh Kota. Dukungan tersebut menjadi energi bagi para peserta untuk tetap fokus, percaya diri, dan memberikan kemampuan terbaik mereka hingga sesi terakhir berakhir. OMI Sains bukan sekadar ajang menguji kemampuan akademik. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi ruang bagi para siswa untuk mengasah ketekunan, keberanian, sportivitas, daya juang, dan kepercayaan diri.
Hari ini, 18 siswa MAN Lima Puluh Kota tengah menuliskan satu lagi cerita perjuangan dalam perjalanan prestasi madrasah. Apa pun hasil akhirnya nanti, keberanian mereka untuk berkompetisi dan membawa nama madrasah patut diapresiasi. Selamat berjuang para pejuang OMI Sains MAN Lima Puluh Kota!
Fokus, percaya diri, berdoa, dan berikan yang terbaik. MAN Lima Puluh Kota — Hebat dalam Prestasi, Kuat dalam Karakter!
Ernawati dan Tim Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *