Humas MAN Lima Puluh Kota, Sabtu, 14 Februari 2026 — Kegiatan Tarhib Ramadhan MAN Lima Puluh Kota berlangsung khidmat dan penuh semangat. Acara diawali dengan tahfiz Al-Qur’an oleh hafidz Muhammad Adam (kelas X.1) yang menyejukkan suasana, dilanjutkan doa oleh Muhammad Fatur Rahman (kelas XI.4).
Selanjutnya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan,Syahmihartis, M.Sy, menyampaikan berbagai informasi penting terkait program Ramadhan madrasah. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan rangkaian kegiatan selama bulan suci sekaligus mengumumkan pelepasan *53 orang Tim Ramadhan yang akan bertugas di masjid dan musala di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh.
Kepala MAN Lima Puluh Kota, H. Nur Ali, S.Ag., M.M., Pd., dalam arahannya memberikan motivasi dan pesan pengabdian kepada seluruh tim. Beliau secara resmi melepas 53 Tim Ramadhan untuk berkiprah sebagai imam, khatib, dan penceramah selama bulan Ramadhan. Kepala madrasah berharap ilmu yang disampaikan dapat memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi bekal kebaikan bagi diri sendiri dan mengharumkan nama madrasah.
Acara semakin bermakna dengan tausyiah menyambut Ramadhan oleh Ustadz H. Zulkifli, S.Ag. yang disampaikan secara komunikatif, atraktif, dan penuh humor. Gelak tawa pun sesekali membahana di musala madrasah tanpa mengurangi kedalaman pesan. Dalam tausyiahnya yang bertajuk “Penyesalan”, beliau mengulas tiga waktu datangnya penyesalan: di dunia, saat sakaratul maut, dan di akhirat. Akar dari penyesalan tersebut, tegasnya, adalah kurangnya keikhlasan dalam beramal.
Ustadz H. Zulkifli menekankan bahwa keikhlasan—yang dibahas dalam banyak ayat Al-Qur’an—menjadi kunci diterimanya amal. Allah SWT tidak menilai besar kecilnya pemberian, melainkan keikhlasan hati. Penyesalan yang sering muncul, lanjut beliau, antara lain karena kurang bersedekah, minimnya langkah menuju masjid, serta keinginan agar Ramadhan berlangsung sepanjang tahun demi memperbanyak pahala. Karenanya, Ramadhan hendaknya disambut dengan suka cita, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan memperbanyak istighfar sebagai bekal keselamatan di akhirat.
Kegiatan Tarhib Ramadhan ini menjadi momentum penyucian niat, penguatan ukhuwah, dan kesiapan MAN Lima Puluh Kota menyambut bulan suci dengan amal terbaik. Kegiatan ditutup dengan saling bermaaf-maafan antar siswa dan majelis guru secara bergantian.
Ernawati dan Tim Humas
