Humas MAN Lima Puluh Kota, Sabtu, 2 Mei 2026 — Suasana penuh semangat dan kepedulian lingkungan mewarnai kegiatan pelepasan Hiking Wisata Pramuka MAN Lima Puluh Kota dalam rangka memperingati Hari Bumi sekaligus implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KCB), Sabtu pagi (2/5), usai pelaksanaan upacara Hari Pendidikan Nasional.
Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Kepala MAN Lima Puluh Kota, H. Nur Ali, S.Ag., M.M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan hiking wisata pramuka ini tidak hanya sebagai bentuk peringatan Hari Bumi, tetapi juga sebagai wujud nyata penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KCB) serta pengamalan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka.
“Hari Bumi yang pertama kali dicanangkan pada tahun 1970 bertujuan meningkatkan kesadaran global dalam menjaga bumi melalui aksi nyata, seperti mengurangi sampah plastik dan menanam pohon. Tema tahun 2026, Our Power, Our Planet, mengajak kita semua untuk berperan aktif menjaga bumi sebagai rumah bersama,” ujar beliau.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah mengingatkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari perintah Allah SWT dan tanggung jawab sosial setiap insan beriman. Ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk memulai langkah kecil, seperti penghijauan di lingkungan sekolah.
Prosesi pelepasan peserta hiking ditandai dengan pengguntingan pita pada spanduk bertuliskan “Hiking dalam Rangka Reboisasi Hari Bumi Nasional”. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama di lingkungan madrasah sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam.
Setelah itu, para peserta memulai perjalanan hiking ke beberapa lokasi dengan berbagai aktivitas menarik dan edukatif. Di sepanjang perjalanan, peserta melaksanakan operasi semut dengan memungut sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan tantangan Ninja Warrior, menyeberangi sungai, serta aksi bersih-bersih di titik-titik tertentu.
Waka Kesiswaan Madrasah Syahmihartis,M.Sy. menyampikan kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepramukaan seperti gotong royong, kemandirian, jiwa survival, serta kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pengalaman langsung di alam, peserta diharapkan mampu menginternalisasi nilai cinta terhadap bumi dan sesama tambahnya.
Hiking Wisata Pramuka MAN Lima Puluh Kota ini tidak hanya menjadi ajang petualangan, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang menyenangkan dan bermakna. Dengan semangat Our Power, Our Planet, seluruh peserta diharapkan menjadi generasi yang peduli, tangguh, dan berkontribusi dalam menjaga kelestarian bumi.
Ernawati dan Tim Humas
